Google memperluas enhanced autofill, pengisian formulir otomatis di Chrome, agar Gemini bisa mengambil detail dari Gmail. Seperti dilaporkan The Verge, TechCrunch, dan Gadgets 360, pembaruan ini menyasar pengguna Gemini in Chrome. Menurut TechCrunch, fitur ini baru tersedia untuk pengguna di Amerika Serikat, di Chrome desktop serta aplikasi Gemini in Chrome untuk iOS dan Android.

Data yang diambil Gemini dari Gmail dan cara kerjanya

Seperti dilaporkan The Verge, pengguna tidak perlu mencari surel konfirmasi, kuitansi, atau kabar pengiriman sendiri.

Menurut TechCrunch, detail yang bisa diambil dari surel antara lain nomor konfirmasi penerbangan, ID keanggotaan, informasi pelacakan, dan nomor pesanan.

Dikutip dari Android Authority, contoh penggunaannya antara lain melacak paket FedEx dengan nomor pelacakan yang terisi otomatis. Mengetuk saran akan menyorot sumbernya, dan dari tampilan itu pengguna bisa menghapus saran tertentu atau masuk ke pengaturan enhanced autofill Chrome.

Seperti dilaporkan Gadgets 360, kemampuan ini meluncur untuk pengguna Gemini in Chrome yang memenuhi syarat.

Siapa bisa memakai dan wilayah yang belum kebagian

Dikutip dari Notebookcheck, fitur ini hanya bekerja bagi pengguna Gemini in Chrome dengan Personal Intelligence aktif. Halaman bantuan Gemini yang dirujuk Notebookcheck mensyaratkan akun Google pribadi, usia minimal 18 tahun, serta Keep Activity aktif.

Akun kerja, akun sekolah, dan akun yang diawasi dikecualikan. Notebookcheck juga mencatat Personal Intelligence tidak tersedia di Wilayah Ekonomi Eropa, Swiss, dan Inggris, antara lain.

Enkripsi, kontrol pengguna, dan risiko keamanan.

Seperti dilaporkan The Verge, data sensitif yang muncul sebagai saran tetap terenkripsi dan pengguna bisa mengatur apa saja yang boleh diakses enhanced autofill lewat setelan Chrome atau mematikannya sepenuhnya. TechCrunch juga mencatat pengguna bisa memutuskan mengaktifkan atau tidak fitur tersebut dari setelan Chrome.

Menurut Notebookcheck, unggahan blog Chrome menyebut data sensitif dienkripsi dan pengguna tetap memegang kendali, tanpa menjelaskan apakah isi Gmail dipakai untuk melatih model. Halaman bantuan admin untuk enhanced autofill yang dirujuk Notebookcheck merinci data yang ditangani, meliputi konten halaman, URL halaman, dan interaksi pengguna dengan saran autofill.

Menurut Notebookcheck, Google juga menyebut data tersebut bisa dibaca peninjau manusia semata-mata untuk meningkatkan model AI Google. Ketentuan itu berlaku bagi konsumen dengan setelan bawaan Allow feature and improve AI models, sedangkan peramban yang dikelola perusahaan dan sekolah secara bawaan memakai opsi tanpa pelatihan model.

Android Authority menyebut kekhawatiran privasi muncul karena kotak masuk menyimpan informasi sensitif, dan pekan lalu Google memperbarui kebijakan yang menyebut data yang dibagikan lewat Personal Intelligence bisa dipakai untuk mempersonalisasi iklan. Namun, menurut laporan yang sama, hal itu tidak otomatis berarti data Gmail dari enhanced autofill akan dipakai untuk iklan bertarget, tetapi memunculkan pertanyaan.

Notebookcheck juga mengingatkan penelitian pada Agustus yang menunjukkan satu surel bisa membajak lima peramban AI, termasuk Gemini in Chrome.

Menurut Notebookcheck, pengguna bisa menghapus saran satu per satu, langkah yang juga dijelaskan 9to5Google. Untuk mematikan fitur sepenuhnya, buka pengaturan Chrome, masuk ke Autofill and passwords, lalu nonaktifkan Enhanced autofill. Untuk menghentikan Gemini membaca Gmail, putuskan sambungan Gmail di bagian Connected Apps pada pengaturan Gemini.

// Kesimpulan

Gemini in Chrome kini bisa mengisi formulir dengan detail dari Gmail, tetapi fitur ini baru tersedia untuk pengguna di AS dan memunculkan pertanyaan privasi, termasuk soal peninjau manusia yang bisa membaca data untuk meningkatkan model AI Google.